Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts
0

dark..

dark

i don’t like dark

cause 

i cant see your eyes

i cant see your smile

i cant see your face

i do love dark

cause 

you hold my hand tightly

you get closer to me

you are my light
0

Risalah Cinta bagi Asy Syarqawi

Risalah Cinta bagi Asy Syarqawi

Oleh Dr. Ahmad Syarqawi

Bagaimana pun kejadian yang menerpa kita
Harapan akan tetap bersinar dalam reruntuhan …
dan kelak menemui masa membahagiakan
Hati yang sedih akan bernyayi
Jeruji penjara akan berekspresi dengan penuh senandung
Bebas …
Gelak tawa akan memenuhi sisi-sisi kehidupan
Dikelilingi wangi bunga yasmin di atas cakrawala

Bagaimana pun …
Dorongan keluhan-keluhan akan membuka kemajuan
Di atas arus zaman

Bagaimana pun awan  kesengsaraan begitu tebal
Aku melihat masa kebahagiaan 
Di balik gumpalan cahaya fajar
Di balik lapisan-lapisan awan

Kami akan bebas
Kami akan meleburkan diri ke dalam
Menyelami pertempuran akhir tanpa perisai pelindung
Melawan para pencuri yang berbaju besi
Kami orang-orang yang mengutamakan mati
untuk kehidupan orang lain tanpa air mata
Kami orang-orang yang dada kami
seperti punggung mereka yang terbuka
untuk para pemfitnah
Tidak memantul cahaya pada kening kami
Meskipun dari ini keringat-keringat kami
akan menyalakan api kerinduan pada masa depan
… dan kami akan bebas

Abdurrahman Asy Syarqawi, Ali Bin Abi Thalib The Glorious.
0

you never come

i keep looking back 
looking the path you left behind

seems yesterday i look at your back
your hands waving and say goodbye

my hands waving but my heart crying

i stay up till night waiting for your hug
i can’t sleep till you sing my lulaby

but you never come

crying again, don’t want to wake up
waiting for your morning kiss

but you never come

i don’t give up, i keep waiting

wanna see your smile

you touch my head, saying you love me
you whisper, saying we will never be apart

now , you’ll never comeback
i didn’t realize that was the last met
0

finally you realize, finally i realize

you see his eyes
and you realize he gives you warmth

you see his hands
welcoming your hands to hold

you see he talks
and makes you laugh

you see he smiles
and you realize he will give you his heart

and
finally you realize
he is everything you need

and
finally you realize
he is your endless love

~ finally
0

Tapi Kau Tahu


Apa yang sebenarnya Aku inginkan ?
Aku sendiri pun tidak tahu
Tapi Kau tahu
Jika Aku ditanya arah tujuan hidupku
Aku hanya terpaku dalam diam
Tapi Kau tahu
Tak ada yang bisa
Mengerti
Memahami
Diriku
Kecuali Kau
Ketika semua orang menuduhku
Ketika semua orang hanya melihatku sebelah mata
Ketika tidak ada seorang pun yang mau mendengarkan Aku
Ketika tidak ada seorang pun yang mau mengusap air mataku
Kau hanya tersenyum
Kehangatan terpancar dari matamu yang bersinar
Kau mengusap kepalaku
Dan memelukku
Jangan menangis sayang, Aku akan selalu ada untukmu ..
Aku menangis,
Aku bahagia memilikimu,
Aku mencintaimu,
Ayah…
0

Satu Rindu

“Hujan kau ingatkan aku
Tentang satu rindu”
Aku teringat, saat dia memelukku erat, menghangatkan badanku
memayungiku, tidak rela guyuran air hujan membasahiku
Tubuh mungilku tidak lagi menggigil, Aku merasa hangat.. hangat dalam dekapannya
Aku rindu,

“Dimasa yang lalu
Saat mimpi masih indah bersamamu”

Aku bermimpi, bermimpi indah tentangmu, tentang kita
Kau mengusap kepalaku, mencium keningku
Menyanyikan lagu nina boboku
Aku tidak lagi bermimpi buruk
Aku tertidur pulas disampingmu

“Terbayang satu wajah
Penuh cinta penuh kasih”
 Aku menangis tersedu-sedu
Tidak ada yang mau menemaniku
Yang Aku inginkan hanya Kau, yang akan menyambutku dengan tangan halusmu
Yang akan tersenyum kepadaku, penuh kasih, penuh cinta

“Terbayang satu wajah
Penuh dengan kehangatan
Kau ibu Oh ibu”
Aku merasa hampa, merasa kesepian
Aku rindu padamu, yang akan selalu mengecup pipiku
Aku rindu kehangatan yang akan selalu Kau berikan
Ketika Aku sedih, ketika Aku gundah

“Alloh izinkanlah aku
Bahagiakan dia
Meski dia telah jauh” 
Sekarang Aku tak dapat menggapainya walau Aku telah berulang kali memanggil namanya
Aku rindu, rindu tangan halusnya
Aku rindu, rindu senyumannya
Aku belum memberikannya sebuah pelukan hangat yang selalu ia berikan ketika Aku kedinginan
Aku belum memberikannya senyuman penuh kasih yang selalu ia berikan ketika menyambutku
Apa yang bisa Aku lakukan untuk membahagiakannya?
Aku hanya bisa berdoa padaMu, tolong bahagiakan Dia

“Biarkanlah aku
Berarti untuk dirinya
oh ibu oh ibu kau ibu”
 Apakah Aku sangat berarti untuknya? sehingga Dia menangis untukku disetiap malam, menengadahkan tangan berdoa padaMu
Berdoa, agar Aku selalu bahagia
Berdoa, agar Aku selalu berada dalam dekapannya
Begitu berartikah Aku ? 
Aku yang terkadang mengacuhkanmu, tidak pernah mencium keningmu disetiap malam seperti yang Kau lakukan dulu
Maafkan Aku, Ibu
Kini Aku sadar, Kau pelita hatiku
Kini Aku mengerti, Kasih sayangmu akan selalu ada untukku
Kini Aku mengerti, betapa indahnya Aku memiliki seorang Ibu
Seperti dirimu, Oh Ibuku..

Terbayang satu wajah
Penuh cinta penuh kasih
Terbayang satu wajah
Penuh dengan kehangatan
Kau ibu

Terbayang satu wajah
Penuh cinta penuh kasih
Terbayang satu wajah
Penuh dengan kehangatan
Kau ibu oh ibu kau ibu
oh ibu oh ibu

Hujan teringatkan aku
Tentang satu rindu
Dimasa yang lalu
Saat mimpi masih indah bersamamu
Kau ibu kau ibu kau ibu
~terinspirasi lagu Satu Rindu - Opick ft Amanda
0

Lantunan Merdu


lantunan itu mengalun indah dan lembut
mengiringi keheningan malam 
damainya malam itu
damainya hati ini

menentramkan jiwa yang sedang sakit
tidak tahu kemana arah tujuan
tidak mengerti apa arti kehidupan

mendengarnya membuat hati bergetar
mengingatnya membuat hati berdebar

Ya Allah, firmanMu indah tiada bandingan
Ya Allah, firmanMu adalah kebenaran yang nyata

maafkan Aku, Ya Allah
maafkan Aku, atas dosa-dosa ku
0

Satu

semuanya terasa begitu singkat,
ketika kita pertama bertemu. ketika emosi dan perasaan menjadi satu
menceritakan semuanya tentang kita, tanpa kata.
kamu dan dia. Aku dan kamu.

seiring waktu terus berjalan.. musim yang terus berganti,
senyuman, tawa, canda, dan air mata.
semuanya milik kita bersama.

ketika mereka berkata , kita tidak mungkin bisa bersama.
ketika mereka berkata, kita tidak mungkin bisa bahagia.

sekarang kita bisa, 
kita menjadi satu.
satu yang tidak akan bisa dipecah menjadi dua.


dedicated for my friends
0

you and i

you and i
today, as close as the lovers.

though we are not.. happiness around me.

first time we met, i smile when you smile.
first time we met, cant take my eyes from you.
first time we met, you laugh, i laugh.

don't know why, why? can you tell me?

your smile,
      your eyes,
          your laugh,

and your HEART.
i can't help but always make my heart flutter.

every time i meet you. wishing to be with you.
   forever.
      ever after.
0

Sebatang Kara

Di kala embun menyentuh bumi
Di saat bumi masih terlelap
Ketika mentari masih malu menampakkan dirinya

Pagi belum datang

Dia berjalan, menyongsong fajar
Memikul beban, menahan perih

Berjalan cepat, berlari kecil
Terjatuh,
Bangkit,

Mentari bersedih, lalu ia memberikan sinarnya
Kehangatan mengobati pedihnya

Burung pun menemaninya.
Menghiburnya, bernyanyi padanya
Melodi indah bermain di telinganya

Awan melindunginya,
Memberinya rumah untuk berteduh dari siang

Sekeping uang logam bersembunyi di sakunya yang lusuh

Tersenyum, nyanyian syukur yang ia lagukan
Back to Top